PT Hutama Karya (Persero), bersama dengan BUMN lainnya, kini tengah membangun jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat. Pembangunan ruas tol ini dapat mempermudah akses dari Medan ke kawasan pariwisata strategis nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara.

Sumber Dok. PT Hutama Karya/via detik.com

Adapun jalan tol sepanjang 143,5 km merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) jalan tol trans Sumatera (JTTS) dan menjadi lanjutan dari jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km. Saat ini, jalan tol MKTT yang dibangun oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah rampung dan beroperasi penuh pada tahun 2019 serta terhubung dengan Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).

Sumber Dok. PT Hutama Karya/via detik.com

Tol ini akan terbagi menjadi 6 seksi, yaitu:

  • Seksi 1 (Tebing Tinggi – Inderapura)
  • Seksi 2 (Kuala Tanjung – Inderapura)
  • Seksi 3 (Tebing Tinggi – Serbelawan)
  • Seksi 4 (Serbelawan – Pematang Siantar)
  • Seksi 5 (Pematang Siantar – Seribudolok)
  • Seksi 6 (Seribudolok – Parapat)
Sumber Dok. PT Hutama Karya/via detik.com

Dilansir dari halaman BPJT, progres untuk jalan tol ini telah mencapai sekitar 60% dengan target operasi yang terdekat adalah Maret 2021 untuk seksi I (Tebing Tinggi – Indrapura)

Diharapkan, dengan dibangunnya Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dapat memperbanyak aksesabilitas ke Danau Toba sehingga para wisatawan mempunyai banyak pilihan jalur transportasi, mulai dari moda transportasi udara, laut dan darat. Dengan adanya jalan tol dari Medan, dapat menghidupkan perekonomian daerah yang dilalui hingga Parapat. Pembangunan jalan tol ini diharapkan akan memacu pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara termasuk sektor ekonomi Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pariwisata tujuan Danau Toba yang dapat ditempuh dengan waktu cepat.

Sumber: detik.com dan website BPJT

Related Blogs